Senin, 12 Juli 2010

Gawai Dayak

Masyarakat Kecamatan Balai mayoritas suku dayak yang tersebar di 12 Desa, hanya 5 desa yang setiap tahun menyelenggrakan gawai dayak atau pesta padi. Pada umumnya gawai dayak dilaksanakan setiap tanggal 20 Mei, namun ada juga gawai dayak yang diselenggarakan pada bulan april setelah selesai panen padi. Tetapi ada juga yang dilaksanakan belakangan, seperti penyelenggaraan gawai di tingkat kabupaten Sanggau, baru-baru ini dilaksanakan pada tanggal 7 - 9 Juli 2010.
Inti dari pelaksanaan kegiatan pesta padi atau disebut gawai dayak ini adalah merupakan pesta untuk mensyukuri atas panen yang melimpah pada masa tanam tahun sebelumnya. Disamping itu, pesta padi atau gawai dayak ini juga dimanfaatkan sebagai saat mengadakan upacara pemberkatan benih untuk masa tanam yang akan datang. Dengan demikian diharapkan akan memperoleh panen yang berlimpah.
Gawai dayak biasanya juga dijadikan ajang silaturahmi, saling kunjung antar keluarga maupun antar dusun dan desa. Tuan rumah biasanya menyuguhi tamunya dengan hidangan yang antara lain nasi dan lauk pauk serta minuman khas dayak yaitu tuak, disamping itu juga dihidangkan jajanan seperti lemang dan aneka penganan lainnya. Lauk pauk biasanya terdiri dari daging ayam dan babi. Sedangkan lemang adalah nasi pulut yang dimasak didalam buluh, dilapisi daun pisang, airnya dari santan dicampur sedikit garam dan dibumbui dengan pewangi seperti daun pandan.
Kegiatan lain yang selalu dilakukan pada saat gawai dayak adalah mengadakan acara hiburan seperti tari-tarian tradisonal, pencak silat, berbals pantun dan berkondan, serta berbagai atraksi hiburan lainnya. Tentu saja diiringi dengan alat musik tradisional khas dayak seperti sape', gong dan gendang.**********

Tidak ada komentar:

Posting Komentar